Rabu, 28 November 2012

Song Ji Hyo Ingin Berhenti Dikait-kaitkan dengan LeeSsang Gary


Baru-baru ini Song Ji Hyo mengisi acara radio MBC, ‘Yoo Se Yoon and Muse’s Close Friends’. dimana aktris tersebut membicarakan tentang film barunya, kepribadiannya, hubungannya dengan Gary, serta topik lainnya.
Ditanya menganai gambaran idealnya tentang cinta, Song Ji Hyo bercerita, “ Meski aku memiliki image yang cemerlang dalam variety show, sebenarnya aku malu di depan yang lain, jadi sulit bagiku untuk mendekati setiap orang dengan mudah. Karena hal ini, butuh waktu yang cukup banyak untuk yang lainnya untuk mengekspresikan perasaan mereka padaku. “
Ketika ditanyai tentang rekan variety show-nya, Gary, Song Ji Hyo spontan merespon,. Dikait-kaitkan dengan Gary… Terkadang aku berharap itu berhenti. “, mungkin dikarenakan oleh statusnya sekarang.

Pemeran Utama Wanita JYJ Park Yoochun

Park Yoochun melakukan debutnya sebagai penyanyi pada tahun 2003, tapi para member JYJ kini telah berhasil menguasai dunia akting melalui sejumlah kesuksesan drama mereka.
Di balik setiap pria tangguh, pastilah ada wanita tangguh yang menyokongnya, jadi kami melihat jagoan wanita mana saja yang telah membuat perjalanan seorang Park Yoochun menjadi sangat mulus.

Park Min Young

Cukup sulit dari seorang wanita untuk membuat seorang pria yang ‘straight’ jatuh cinta padanya saat dia menyamar sebagai seorang lelaki—persis layaknya Park Min Young.
Park Yoochun melakukan debut drama Koreanya dalam KBS ‘Sungkyunkwan Scandal’, yang mana ia berhadapan dengan Park Min Young yang menjalankan kisah cinta lintas gender.
Meskipun ini adalah drama Korea pertama Park Yoochun, chemistry antara kedua insan ini dapat ditampilkandan tersampaikan pada penonton dengan baik, sehingga Park Yoochun dan Park Min Young berhasil menerima ‘Best Couple and Netizen Awards’ di acara ‘2010 KBS Drama Awards’.
Drama ini juga mengantarkan Park Yoochun menerima ‘Best Actor Awards’ dan Park Min Young menerima ‘Excellence Awards’ dalam acara penghargaan yang sama.  

K-Pop Menyembuhkan New Jersey : Backstage Big Bang ‘Alive;’ Finale

Bulan Desember lalu, SPIN melakukan perjalanan ke Seoul, Korea Selatan, mulai meliput berita untuk Seoul Trained, sebuah majalah ektensif yang memuat tentang K-Pop. Malam pertama kami telah kami habiskan di Olympic Gymnasium Arena dimana YG Entertainment—yang merupakan agensi Psy, 2NE1, Big Bang, Tablo, Jinusean, dan banyak lagi—merayakan hari jadi mereka yang kelima belas dengan sebuah ‘Family Concert’. Pada saat itu, Big Bang belum menjadi boyband Korea yang terdepan, dan sudah tidak tampil bersama selama berbulan-bulan, leader mereka, G-Dragon, terlibat skandal mariyuana di pertengahan tahun yang lalu. Tapi suasana malam itu begitu dipenuhi aroma kemenangan. Big Bang (dan khususnya G-Dragon) dengar jujur menyampaikan permintaan maaf mereka. Dan nyaris setahun kemudian, setelah kesuksesan Psy yang tak terduga, serta peluncuran ‘Alive Tour’ mereka, sebagai dukungan untuk full-album mereka yang juga berjudul sama, mereka muncul di headlines surat kabar Amerika dengan sesuatu yang belum pernah disadari ketika kita terakhir kali melihat mereka: swagger.

Pada hari Jumat malam, Topan Sandy menghantam New Jersey, kami duduk bersama kelima member sebelum mereka tampil di tengah kerumunan yang membeludak di Prudential Arena di hari kedua. “ Kami penasaran dengan apa yang kau pikirkan dengan penampilan kami. “ T.O.P memberitahu kami. “ Kupikir kau akan melihat ‘warna’ milik Big Bang. “ Kami melakukannya. Muncul dari kapsul kriogenik tepat pukul delapan, kelimanya melewati waktu dua jam dengan membawakan lagu hits mereka serta kostum yang terus berganti, termasuk set yang mewah, Segway berbalut kulit, salju buatan, hingga detail terkecil untuk penampilan solo tiap member. G-Dragon—inti kekreatifan grup sekaligus pria yang dijuluki membernya sendiri, Seung Ri, sebagai seorang jenius, serta pahlawan bagi lagu-lagu mereka—benar-benar tampil impresif ketika penampilannya, juga menunjukkan sikapnya sebagai Kanye West Korea dengan menunjukkan pelafalan ala Barat saat menampilkan (juga disertai sneakers Air Yeezy 2) potongan lirik dari single One of A Kind miliknya yang baru dirilis. Sekelebatan aksi di malam itu mengingatkan akan Psy, Kanye, dan band favorit baru, Miguel.
Aku berusaha untuk tetap muda. “ ujar T.O.P dalam foto di atas. “ Kami mencoba untuk selalu terdepan dalam trend fashion. Kapanpun kami merasa harus membuatnya, kami akan langsung melakukannya. Kami tidak akan ragu-ragu, kami tidak takut mencoba hal baru. Tapi seluruh kepribadian kami berbeda, jadi ketika kami duduk bersama, kami akan muncul dengan sesuatu yang baru. “

Penyamaran Yuri SNSD di Rebungan Para fans



SNSD Yuri yang menyamar sebagai penggemar untuk menonton rehearsal saat SMTOWN Singapure.
Pada tanggal 23 November, akun twitter global SM Entertainment menulis.

“Yuri menonton rehearsal dengan penggemar di Singapura. Ingin tahu siapa yang akan melakukan kunjungan kejutan @  rehearsel di Bangkok.”
Dalam foto, Yuri menutupi wajahnya dengan kemeja denim dan kacamata hitam, berpose cutely menghadap kamera. Para fans di sekelilingnya tampaknya tidak tahu bahwa Yuri tepat di sebelah mereka.

Big Bang for G-Market Website and Commercial Preview

Kekuatan dari Karangan Beras’ : JYJ Mendonasikan 45 Ton Beras di Tahun Ini


JYJ (Jae Joong, Yoochun, Junsu) telah dinobatkan sebagai Raja Donasi tahun ini.
Semenjak awal tahun ini hingga tanggal 13 November, JYJ telah berdonasi dengan jumlah total 45 ton beras yang sangat menyenangkan untuk didengar. Fans JYJ berpartisipasi secara aktif, menjadi contoh yang baik untuk fandom yang lain.
Setiap kali JYJ menggelar event ofisial seperti drama, film, drama musikal, konser, fanmeeting, dan acara lainnya, fans membeli karangan berbentuk beras atas nama para member untuk menunjukkan dukungan mereka dan memberikan karangan beras tersebut untuk orang-orang yang membutuhkan. Fans JYJ dari Korea dan negara Asia lain seperti Jepang, China, Taiwan, juga negara lain dari Eropa dan Amerika, telah mengirim karangan beras untuk menolong para anak-anak tidak mampu, panti wreda, dan lembaga sosial domestik lainnya. Karangan beras ini bernilai seharga 112.500.000 won (kurang lebih 103.000 dolar) yang cukup untuk memberi makan 7.800 orang.

Seri Interview Seung Ri untuk Oricon VVVI Style

VOL 6 : Ketika kami terpisah, saat itulah aku merasakan betapa berharganya Big Bang bagiku


Q : Seperti yang kukatakan sebelumnya, tema untuk seri kali ini adalah pemikiran dalam Big Bang. Setelah melakukan aktifitas solo, apakah pemikiran dan pandanganmu tentang Big Bang berubah?
V.I : Karena aku yang paling kecil dalam Big Bang, hingga sekarang aku selalu bergantung pada kakak-kakakku. Tentu saja aku selalu mengatakan ide dan opiniku, tapi sang leader, G-Dragon, dengan talentanya yang luar biasa dalam musik, seni, fashion, dan segalanya… Aku bisa menyerahkan segalanya padanya tanpa ragu. Setiap member memiliki bakat yang luar biasa, dan jika aku mengikuti mereka, maka tidak akan ada masalah. Tapi, ketika aku melakukan aktifitas soloku, tidak ada yang lain selain aku, dan banyak hal yang harus kuputuskan sendiri… Haaaa~ (menghela nafas) Itu menyulitkan (tersenyum pahit).

Q : Sekarang kau tahu bagaimana kakak-kakakmu bekerja dengan keras.
V.I : (Suara rendah) Ya, kau benar. Ditambah lagi terpisah antara Jepang dan Korea agak menyulitkan. Sebelumnya, bukan berarti kami bertemu setiap hari, dan ada saat dimana kami tidak bisa bertemu dan kupikir aku akan baik-baik saja, tapi seperti yang kuduga… Jika di Korea, aku bisa bertemu dengan mereka sewaktu-waktu jika aku sedang ingin bertemu karena jarak yang begitu dekat. Perasaan itu benar-benar menyenangkan.

Q : Apa kau merasa kesepian?
V.I : Kadang-kadang. Ketika sedang bekerja, aku terlena dengan apa yang sedang kulakukan, jadi tidak ada masalah. Tapi ketika aku pulang dan sendirian, aku mulai berpikir, “ Ahh~ Apa yang sedang mereka lakukan sekarang? “

Q : Kau tidak menelepon atau mengirim pesan pada mereka?
V.I : Aku sering menelepon mereka. Hanya saja Sol selalu membalas pesanku dalam bahasa Inggris.

Q : Eh?! Kenapa dia melakukannya?
V.I : Meski kau tanya aku “ Mengapa? “, akulah satu-satunya yang heran (tertawa).

Q : Kau tidak menanyakan alasannya pada Sol?
V.I : Aku bertanya sebelumnya, “ Mengapa? “, “ Kenapa kau melakukan itu? “ (tertawa). Aku bertanya dalam Hangul, “ Hyung, apa kabar? “ dan aku menerima, “ What’s up? “ sebagai balasan (tertawa).

Q : Tentu saja kau ingin tahu alasannya, kan? (tertawa)
V.I : Aku heran mengapa~ Bagaimana aku harus membalasnya~ Membuatku banyak berpikir dan akhirnya, aku menyerah.

Q : Kau menyerah?
V.I : Pesan kami berakhir di situ.

Q : Berarti kau tidak membalas Sol?
V.I : Ya. (Sepertinya teringat sesuatu). Ah~ Seharusnya aku membalasnya dalam bahasa Jepang!

Q : (tertawa)
V.I : Kenapa ide ini baru muncul sekarang? Haa~ Sudah terlambat. (Merasa sedih).

Q : Kupikir itulah cara terbaik membalasnya! Atau mungkin Sol ingin mengetes V.I?
V.I : Yah~ Kupikir mungkin saja. Dan biasanya aku tidak mengerti apa yang sedang dipikirkannya (tertawa).

Q : Di panggung Sol juga seperti itu, di antara para member, kata-kata dan tingkahnya yang paling tidak terduga.
V.I : Dia memiliki level kebebasan yang sangat tinggi. Begitu juga dengan charming point milik Sol. Tapi jika aku mencoba berpikir, rasanya luar biasa~ Mengirim pesan dalam Hangul, menerima balasan dalam bahasa Inggris, dan aku membalasnya lagi dengan bahasa Jepang!

Q : Seperti yang sudah diperkirakan dari member Big Bang, yang baru-baru ini melakukan aktifitas global.
V.I : Tapi, ada sebuah kebutuhan antara aku dan Sol untuk berkomunikasi dalam 3 bahasa… (tertawa).

Q : Kau benar. Tapi jika kamu membalasnya dalam bahasa Jepang, apa yang akan kamu tulis?
V.I : Aku akan menulis, “ Maaf… Tidak ada apa-apa, kok. “ (tertawa).

Q : Kenapa kau tidak mencoba untuk mengirimkan padanya? (tertawa)
V.I : Aku yang tidak sopan, kan? (tertawa).

Q : Benar. T.O.P sedang syuting filmnya, dan setiap member Big Bang sedang melakukan aktifitas solo masing-masing, tapi ketika kalian mencemaskan yang lain, apakah kau menyemangati yang lain dengan kata-kata seperti, “ Lakukanlah yang terbaik? “
V.I : Dalam Big Bang, kami tidak terlalu menyukai kata-kata penyemangat. Itulah mengapa kami tidak mengatakan,, “ Lakukanlah yang terbaik. “ dengan sering, dan semua karena bekerja keras adalah hal yang harus dilakukan. Dan jika kami sedang mengalami masa sulit, kami juga tidak mengatakan “ Apa kau baik-baik saja? “ pada satu sama lain.

Q : Tidak perlu menggambarkannya dengan kata-kata.
V.I : Lagipula, kami telah mengerti bagaimana seseorang merasakan kesakitan yang amat sangat, memberontak hingga putus asa, dan terus berjuang. Mereka sama sekali tidak baik-baik saja, jadi mereka sedang kesulitan, kan?

Q : Kau sangat benar.
V.I : Tentu saja kata-kata dapat menguatkan kita, tapi pada akhirnya kau harus tetap melewati semuanya dengan caramu sendiri.

Q : Mengamati partnermu dan kemudian memberi mereka ruang. Setelah bersama selama bertahun-tahun, mungkin itulah kebaikan, dan memperlihatkan kepedulian satu sama lain, dan mungkin itulah cinta.
V.I : Tidak seperti itu juga, tapi… Memperhatikan mereka juga salah satu bentuk kepedulian kita untuk mereka.

Q : Saat ini juga, aku bisa mendengar ceramah hebat V.I~
V.I : Aku bahkan tidak tahu bahwa topik tentang pesan Sol bisa berakhir seperti ini. (tertawa).

Q : Seperti yang kuduga!